5 Strategi Jitu Digital Marketing Indonesia

Strategi Jitu Digital Marketing Indonesia
January 29, 2021

Digital marketing di Indonesia memiliki potensi yang sangat cerah. Hal ini seiring dengan terus tumbuhnya pengguna internet. 

Per Januari 2020, populasi pengguna internet di Indonesia menurut We Are Social mencapai angka 175,4 juta orang. Angka ini meningkat 17% dibanding Januari 2019. Dari jumlah tersebut 160 juta pengguna terhubung ke media sosial. 

Melihat dari angka ini saja, kita bisa melihat potensi pasarnya. Memasarkan barang atau jasa di internet menjadi suatu keharusan supaya bisnis bisa bertahan di era ini.

Percepatan penetrasi internet di Indonesia juga dipengaruhi oleh pandemi di awal tahun 2020 lalu. Ketika pembatasan sosial dijalankan, praktis semua kegiatan beralih ke online. Termasuk kegiatan jual beli. 

Sebelum kita membahas apa saja strategi digital marketing jitu yang bisa digunakan di Indonesia, mari kita bahas pengertian digital marketing terlebih dulu.

Apa itu digital marketing di Indonesia?

Menurut Wikipedia, digital marketing adalah usaha yang dilakukan untuk mempromosikan sebuah merek dengan menggunakan media digital. Tujuannya untuk menjangkau konsumen secara real-time, personal dan relevan. 

Media digital yang digunakan bisa sangat beragam. Mulai dari website, media sosial, email, video dan lain sebagainya. 

Praktik digital marketing mencakup banyak teknik dan praktik. Hal ini bergantung pada karakter media yang digunakan. Masing-masing platform biasanya membutuhkan teknik-teknik khusus yang digunakan. Misalnya, untuk melakukan pemasaran menggunakan Google, kita mengenal teknik SEO untuk traffic organik dan SEM untuk paid trafficnya. 

Di Indonesia, beberapa marketer juga menggabungkan strategi digital marketing dan pemasaran gaya lama. Strategi ini biasanya disebut dengan online to offline atau O2O. Misalnya menyebarkan kode promo beli makanan di baliho yang bisa digunakan di aplikasi. 

Baca juga: Menerapkan Content Marketing sebagai Digital Marketing Strategy

Lalu, bagaimana strategi menerapkan digital marketing yang efektif di Indonesia?

Dalam survei tahunan yang dilakukan oleh We Are Social, ada beberapa data yang menunjukkan kanal mana yang paling efektif. Mari kita ulas satu per satu.

Youtube

Dari survei yang dilakukan oleh We Are Social, per Januari 2020, diketahui bahwa menonton video merupakan aktivitas paling populer. Dari keseluruhan populasi pengguna internet yang berusia 16-64 tahun, konten yang paling sering mereka konsumsi adalah video online. 

Oleh karena itu, Youtube menjadi media digital marketing yang sangat efektif di Indonesia. Selain bisa digunakan untuk membangun “kolam” audience secara organik melalui konten, juga bisa menggunakan iklan. Iklan bisa menjadi “jalan pintas” dan booster untuk meningkatkan penjualan. 

Menariknya lagi, dari data We Are Social juga ditemukan bahwa format video blog atau vlog sangat diminati. Hal ini tentu perlu riset lebih lanjut, apakah audience di kanal kita menyukai konten sejenis atau justru punya preferensi yang berbeda. 

Whatsapp

Whatsapp menempati rangking kedua dalam aplikasi mobile yang paling banyak digunakan oleh pengguna di Indonesia. Aplikasi pesan ini nampaknya sangat populer di kalangan pengguna internet di Indonesia. 

Whatsapp juga mendukung pelaku bisnis untuk memanfaatkan layanannya. Memanfaatkan Whatsapp untuk digital marketing di Indonesia juga bisa menjadi strategi yang tepat. Salah satunya dengan Whatsapp Business. Layanan ini memungkinkan pelaku usaha untuk bukan hanya berkomunikasi dengan pelanggan namun juga membuat toko online di aplikasi ini.

Whatsapp Business menyediakan fitur untuk memudahkan pelaku bisnis berkomunikasi dengan para pelanggannya. Mulai dari profil seperti nama bisnis, alamat, kategori, deskripsi, email dan situs website. Informasi ini jelas akan memudahkan pelanggan untuk lebih kenal dengan bisnis Anda. 

Whatsapp Business juga menyediakan fitur pesan otomatis yang memudahkan Anda berkomunikasi dengan pelanggan. Ada tiga jenis pesan otomatis yang disediakan, away message, greeting message dan quick replies. Away message adalah pesan otomatis yang akan dikirimkan kepada pelanggan di luar jam operasional. Greeting message adalah pesan sapaan ketika pelanggan pertama kali datang. Sementara quick replies memungkinkan Anda untuk mengatur beberapa jawaban dari pertanyaan yang sering muncul.

Selain itu, Whatsapp Business juga menyediakan fitur katalog yang memudahkan Anda sebagai pelaku bisnis untuk upload foto produk. Pelanggan juga dimudahkan jika ingin melihat-lihat produk. Memanfaatkan fitur ini juga bisa membantu promosi produk baru dengan mengirimkan pesan broadcast misalnya. 

Salah satu tantangan bisnis adalah, banyaknya pesan yang masuk. Whatsapp Business juga menyediakan solusi yaitu fitur label. Dengan fitur ini pesan yang masuk bisa dikategorikan dengan lebih mudah. Dengan begitu, penanganannya juga lebih mudah.

Facebook

Ada banyak media sosial yang kita kenal hari ini. Menurut data We Are Social, Facebook dan Instagram masih merajai pasar. Ditambah dengan pengguna Whatsapp, sudah jelas dominasi aplikasi-aplikasi milik Facebook di pasar Indonesia. 

Dengan jumlah pengguna mencapai 130 juta, Facebook adalah kolam yang tepat untuk  pelaku bisnis bisa mengembangakan audience secara organik maupun iklan. Untuk organik, perlu riset lebih lanjut konten seperti apa yang bisa menarik audience untuk follow dan mau berinteraksi dengan brand kita. 

Untuk iklan, We Are Social menyebut reach iklan Facebook bisa menjangkau 62% penggunanya. Secara demografis, audience laki-laki punya porsi lebih besar yaitu 55,6% dan sisanya 44,4% lainnya adalah perempuan. 

Facebook juga menyediakan berbagai fitur untuk semakin memudahkan pelaku bisnis. Selain fitur resmi, juga ada ekosistem pengguna yang makin mendukung seperti banyaknya grup jual beli dan lain sebagainya. Facebook nampaknya masih menjadi ekosistem terbaik untuk melakukan digital marketing di Indonesia.

Instagram

Instagram juga merupakan media sosial dengan pengguna terbanyak di Indonesia. Ditambah lagi, belum lama ini, Instagram menambahkan fitur Shopping yang semakin memudahkan baik pengguna maupun pelaku usaha untuk melakukan transaksi. 

Media sosial yang menonjolkan konten visual seperti Instagram masih menjadi kesukaan warganet. Dalam salah satu laporannya, Facebook menunjukkan bahwa di musim liburan, 86% pengguna Instagram mencari ide belanja dari aplikasi ini. 

Selain itu, pelaku usaha harus memanfaatkan fitur Instagram Story. Di pasar Indonesia, 62% pengguna memilih Instagram Story untuk mencari konten. Baru sisanya, 38% yang lain menggunakan Instagram feed biasa. 

Shopping apps

Ecommerce juga menjadi salah satu platform yang tidak bisa dilewatkan. Salah satu keunggulan ecommerce adalah pengguna yang datang memang sudah siap untuk belanja. Ini berbeda dengan pengguna media sosial yang umumnya masuk aplikasi untuk mencari hiburan atau sekadar inspirasi. 

Ditambah lagi, ecommerce menyediakan fitur rekening bersama yang membuat penggunanya merasa aman saat berbelanja. Apalagi ada tambahan promo gratis ongkir. 

We Are Social, memetakan beberapa kategori yang paling laris. Di peringkat pertama adalah kategori fashion and beauty dengan total spending 4,79 juta dolar. Di peringkat kedua adalah elektronika dengan 4,73 juta dolar. Lalu di peringkat ketiga ada kategori makan dan perawatan tubuh dengan total belanja mencapai 3,17 juta dolar.

Kesimpulan

Dalam The Dentsu Way, disebutkan bahwa di era digital saat ini, calon pembeli punya keterlibatan yang lebih aktif sebelum memutuskan untuk membeli suatu barang. Berangkat dari pemahaman ini, kemudian mereka merumuskan customer journey AISAS. AISAS merupakan singkatan dari Attention, Interest, Search, Action dan Sharing. 

Marketer harus menarik perhatian mereka, punya konten edukasi yang memenuhi kebutuhan mereka saat sampai di tahap search. Lalu, setelah melakukan penilaian, mereka memutuskan untuk membeli di tahap action. Service dan produk yang memuaskan akan mendorong mereka untuk menceritakan pengalamannya di tahap sharing. 

Pada masing-masing funnel ini, marketer harus hadir dengan konten yang cocok. Bukan hanya konten saja, media yang digunakan juga mesti beragam sehingga ke mana pun pengguna lari, kita masih bisa “menangkap”-nya dalam funnel marketing kita. 

Related Posts

Menerapkan Content Marketing sebagai Digital Marketing Strategy

Sekarang ini, digital marketing sudah bukan lagi barang baru. Hampir semua brand dan perusahaan melakukannya. Oleh karena itu, penting untuk memiliki digital marketing strategy yang tepat untuk bisnis Anda.  Digital marketing adalah salah satu bagian dari...

General Info

Alamat

Jl. Pasir No.35, Patuk, Banyuraden, Kec. Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55294

Whatsapp

+6285721004073

EMAIL

halo@aksoro.co.id

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *